Keliling lingkaran adalah panjang garis yang mengelilingi sebuah lingkaran. Dalam pelajaran matematika sekolah dasar hingga menengah, konsep ini selalu muncul karena menjadi dasar memahami bangun datar lainnya. Rumus keliling lingkaran terlihat sederhana, tetapi banyak siswa masih keliru saat memilih rumus atau nilai π yang tepat.
Secara umum, rumus keliling lingkaran menggunakan dua pendekatan, yaitu berdasarkan jari jari dan diameter. Nilai π yang digunakan biasanya 3,14 atau 22 per 7. Penjelasan ini juga dijabarkan dalam materi pembelajaran yang dirangkum oleh <a href=”https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5870435/rumus-keliling-lingkaran-cara-menghitung-dan-contoh-soal”>DetikEdu tentang rumus keliling lingkaran</a> yang menjadi rujukan banyak pelajar saat mengerjakan soal.
TL;DR Rumus Keliling Lingkaran
Keliling lingkaran dapat dihitung dengan rumus K = 2 × π × r jika diketahui jari jari, atau K = π × d jika diketahui diameter. Nilai π yang dipakai adalah 3,14 atau 22 per 7 tergantung angka yang diketahui.
Memahami Unsur Lingkaran Sebelum Menghitung Keliling
Sebelum masuk ke rumus, penting memahami dua istilah utama dalam lingkaran.
Jari jari adalah jarak dari titik pusat lingkaran ke tepi lingkaran. Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada tepi lingkaran dan melewati titik pusat. Hubungannya sederhana, yaitu diameter sama dengan dua kali jari jari.
Penjelasan dasar ini juga ditampilkan dalam materi pembelajaran di <a href=”https://skolla.online/blog/keliling-luas-lingkaran/”>Skolla tentang keliling dan luas lingkaran</a> yang menekankan pentingnya memahami unsur sebelum menggunakan rumus.
Rumus Keliling Lingkaran yang Perlu Anda Ingat
Ada dua rumus utama yang dipakai dalam menghitung keliling lingkaran.
Rumus pertama: K = 2 × π × r
Gunakan rumus ini jika yang diketahui adalah jari jari lingkaran.
Rumus kedua: K = π × d
Gunakan rumus ini jika yang diketahui adalah diameter lingkaran.
Kedua rumus ini sebenarnya sama karena diameter adalah dua kali jari jari. Anda hanya perlu menyesuaikan informasi yang tersedia di soal.
Nilai π biasanya ditulis sebagai 3,14 atau 22 per 7. Pemilihan ini akan dibahas lebih lanjut agar hasil perhitungan lebih mudah dan akurat.
Tabel Rumus Cepat Keliling Lingkaran
Berikut tabel ringkas yang membantu Anda melihat penerapan rumus secara cepat.
| Diketahui | Rumus | Perhitungan | Hasil |
|---|---|---|---|
| r = 7 cm | K = 2 × π × r | 2 × 3,14 × 7 | 43,96 cm |
| d = 20 cm | K = π × d | 3,14 × 20 | 62,8 cm |
| r = 14 cm | K = 2 × π × r | 2 × 22/7 × 14 | 88 cm |
Contoh penggunaan nilai π ini juga dijelaskan pada <a href=”https://kumparan.com/kabar-harian/rumus-keliling-lingkaran-cara-menghitung-dan-contoh-soalnya-23mBRybzYj4″>Kumparan dalam pembahasan rumus keliling lingkaran</a> yang menekankan pemilihan nilai π berdasarkan kelipatan angka.
Contoh Soal Keliling Lingkaran dan Penyelesaiannya
Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh soal yang sering muncul di sekolah.
Contoh 1
Diketahui jari jari lingkaran 10 cm. Hitung kelilingnya.
K = 2 × π × r
K = 2 × 3,14 × 10
K = 62,8 cm
Contoh 2
Diameter sebuah lingkaran adalah 14 cm. Hitung kelilingnya.
K = π × d
K = 22/7 × 14
K = 44 cm
Contoh 3
Jari jari lingkaran 21 cm. Gunakan π yang paling tepat.
K = 2 × 22/7 × 21
K = 132 cm
Contoh 4
Diameter lingkaran 25 cm.
K = 3,14 × 25
K = 78,5 cm
Dari contoh di atas terlihat bahwa pemilihan nilai π membuat hitungan menjadi lebih sederhana.
Kapan Menggunakan π = 22 per 7 dan Kapan Menggunakan 3,14
Banyak siswa bingung memilih nilai π. Aturannya cukup praktis.
Gunakan 22 per 7 jika angka yang diketahui merupakan kelipatan 7. Hasilnya akan lebih rapi tanpa desimal.
Gunakan 3,14 jika angka tidak bisa dibagi 7 atau ketika soal meminta hasil dalam bentuk desimal.
Penjelasan praktis ini juga menjadi catatan penting dalam pembahasan Kumparan yang sering dijadikan referensi siswa saat mengerjakan latihan.
Kesalahan Umum Saat Menghitung Keliling Lingkaran
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
Salah menggunakan rumus antara jari jari dan diameter
Lupa bahwa diameter adalah dua kali jari jari
Salah memilih nilai π
Salah satuan ukuran
Terburu buru dalam perkalian
Kesalahan kecil ini membuat jawaban melenceng jauh walaupun rumus yang dipakai sudah benar.
Mengapa Rumus Keliling Lingkaran Penting Dipahami
Konsep keliling lingkaran tidak hanya dipakai di pelajaran matematika. Konsep ini digunakan dalam perhitungan teknik, desain, arsitektur, hingga perencanaan benda berbentuk bulat seperti roda, piring, dan tutup tangki.
Memahami rumus ini membuat Anda lebih mudah memahami materi luas lingkaran dan bangun datar lain yang berkaitan.
Baca Juga : Kode DANA BCA: 3901 + Nomor HP (Panduan Transfer dan Top Up)
FAQ Rumus Keliling Lingkaran
- Apa rumus keliling lingkaran yang paling dasar?
Rumus dasarnya adalah K = 2 × π × r atau K = π × d. Pemilihan rumus tergantung apakah yang diketahui jari jari atau diameter lingkaran. - Bagaimana jika hanya diketahui diameter?
Anda bisa langsung memakai rumus K = π × d tanpa perlu mengubahnya ke jari jari terlebih dahulu. - Berapa nilai π yang benar untuk dipakai?
Nilai π yang umum dipakai di sekolah adalah 3,14 atau 22 per 7. Pilih sesuai angka yang diketahui agar perhitungan lebih mudah. - Apa perbedaan keliling dan luas lingkaran?
Keliling adalah panjang garis yang mengelilingi lingkaran. Luas adalah area di dalam lingkaran. - Bagaimana cara memastikan hitungan sudah benar?
Periksa kembali apakah Anda sudah menggunakan rumus yang tepat dan memilih nilai π yang sesuai dengan angka pada soal. - Apakah boleh menggunakan kalkulator?
Boleh. Kalkulator membantu menghindari kesalahan perkalian terutama jika menggunakan 3,14. - Mengapa sering muncul di soal ujian?
Karena rumus keliling lingkaran adalah konsep dasar yang menguji pemahaman siswa tentang unsur lingkaran dan penerapan rumus matematika sederhana.
